Apa Itu DDOS?

Apa Itu DDOS?

DDOS
kependekan dari Distributed Denial of Service attack adalah jenis serangan pada situs web yang dilakukan menggunakan bot. Dalam serangan DDOS, peretas menggunakan bot untuk menghasilkan lalu lintas palsu sehingga mereka dapat menghabiskan sumber daya server Anda dan merusak situs web Anda.
Serangan ini dilakukan oleh peretas untuk pemerasan (menuntut uang) atau untuk memenuhi kebutuhan tidak etis lainnya dari pemilik situs web. Meskipun serangan DDOS tidak secara otomatis membahayakan keamanan situs Anda, serangan tersebut pasti dapat membuat situs Anda tidak aktif dan memastikan bahwa tidak ada pengguna yang dapat mengakses situs Anda.
Periode serangan DDOS dapat bervariasi dari satu hari hingga satu minggu, atau lebih. Itu dapat menghancurkan keberadaan online situs web atau aplikasi selama ini. Jika Anda adalah pemilik situs web, dan Anda menghadapi serangan DDOS, maka Anda perlu menerapkan firewall yang kuat pada tingkat DNS untuk menguranginya.

Jenis Serangan DDOS


Ada beberapa jenis serangan DDOS yang dapat terjadi di situs Anda. Anda perlu mengetahui jenis serangan sebelum Anda dapat memblokir lalu lintas palsu di situs Anda. Mari kita lihat berbagai jenis serangan DDOS.

  1. Serangan Volumetrik
    Jenis serangan ini menargetkan bandwidth dan tidak menyisakan ruang bagi pengguna sebenarnya untuk mengunjungi situs web. Setelah bandwidth penuh, itu akan merusak situs web Anda atau menunjukkan kesalahan. Anda tidak dapat mengatasi masalah ini hanya dengan meningkatkan bandwidth. Anda harus mengurangi serangan DDOS jika Anda ingin menyelesaikan masalah.
  2. Serangan Aplikasi
    Serangan aplikasi sulit dihentikan karena terlihat seperti lalu lintas nyata. Serangan ini diluncurkan pada aplikasi atau server tertentu hingga tidak tersedia. Serangan ini tidak menargetkan seluruh situs web, melainkan aplikasi tertentu. Deteksi lambat dan prosesnya bertambah secara bertahap hingga server aplikasi mogok.
  3. Serangan Protokol
    Serangan protokol berbeda. Dalam jenis serangan ini, peretas atau peluncur mengirim permintaan tersinkronisasi normal untuk membuat koneksi dengan server. Server mengakui permintaan tersebut dan koneksi dibuat. Kemudian, penyerang tidak menanggapi pengakuan tersebut, dan terus menambahkan beban hingga server mogok.
    Terkadang peretas mengirim ping berukuran besar yang juga dikenal sebagai ping kematian. Server memproses ping, dan itu macet karena beban.
    Sangat penting bagi Anda untuk menggunakan firewall aplikasi web seperti Sucuri atau Cloudflare untuk mencegah serangan DDOS. Firewall ini mendeteksi dan mengurangi serangan DDOS secara real-time.

Ini Adalah Definisi Serangan DDOS Sepengetahuan saya, bila ada yang kurang tepat silahkan email admin. Terima Kasih

[contact][/contact]

Berkomentar Lah Dengan Sopan, Bijak Dan BerEtika, Karena Setiap Komentar Menjadi Tanggung Jawab Komentator

Post a Comment (0)
Previous Post Next Post